Selasa, 19 April 2011

Peringati Hari Kartini: IMM Bangkalan Serukan Kesetaraan Gender.

Liputan-Madura.

Dalam buku karangan R.A. Kartini “Habis Gelap, terbitlah Terang” mengungkapkan perjuangan wanita dalam kehidupan masyarakat. Wanita konon katanya cenderung di diskriminasi, hak-hak perempuan dikebiri. Dan dengan kesadaran gender yang semakin besar saat ini, wanita kini mampu untuk sederajat dengan pria.

Khusnul Maarif, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bangkalan, mengungkapkan saat ini kesetaraan gender harus di aplikasikan dalam kehidupan kita, karena kita tidak bisa menutup mata tentang diskriminasi gender yang terjadi di lingkungan kita, karena itu dibutuhkan sebuah tekad yang nyata kepada semua lapisan bangsa, agar tidak ada diskriminasi gender lagi.

Mahasiswa Universitas Trunojoyo ini mengatakan sebenarnya dalam riwayat bangsa ini sangat menghormati gender. Itu terbukti banyaknya tokoh-tokoh wanita di Indonesia yang mengharumkan nama bangsa. Seperti halnya R.A. Kartini, Nyai. Walidah sebgai penggerak sopo trisno di Jogjakarta yang saat ini menjelma menjadi Aisiyah.