Tampilkan postingan dengan label beasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beasiswa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2011

Dibuka, Beasiswa S-2 ke Lima Negara!

Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali menawarkan kesempatan beasiswa pendidikan S-2 di luar negeri untuk tahun akademik 2011/2012. Hanya saja tawaran ini berlaku khusus bagi pegawai negeri sipil (PNS) di lembaga kementerian dan nonkementerian, termasuk TNI/POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta karyawan dan karyawati swasta yang berhubungan dengan bidang teknologi dan informasi.
Beasiswa akan diberikan kepada para pelamar yang dinilai memenuhi persyaratan mengikuti program pendidikan S-2 di perguruan-perguruan tinggi di Belanda, Jerman, Jepang, Korea Selatan, serta Australia, yang telah ditetapkan pihak Keminfo.
Kandidat wajib memilih program studi sesuai bidang-bidang studi yang juga telah ditetapkan Keminfo, serta khusus bagi kandidat yang mendapatkan tugas akhir berupa penelitian, wajib menyelesaikan penelitian dengan tema/topik sesuai visi dan misi Keminfo.
Pelamar akan mendapatkan prioritas jika saat ini telah memiliki Surat Penerimaan (Letter of Acceptence) dari perguruan tinggi yang telah ditetapkan Keminfo (daftar bidang studi dan perguruan tinggi terlampir) dan surat tersebut telah mendapatkan verifikasi dari Keminfo.
Sebagai syarat utama lainnya, pelamar telah lulus sarjana (S-1), memiliki IPK minimal 2,90 (dari skala 4), memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP) minimal 550 atau IELTS minimal 6,5, serta mmiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550, serta mendapatkan rekomendasi dari pejabat berwenang. Kandidat yang diutamakan adalah yang telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun dan berusia maksimal 35 tahun. 
Bagi yang berminat, pendaftaran dan penyerahan berkas lamaran beasiswa paling lambat 4 April 2011. Informasi lebih detail mengenai beasiswa ini bisa dilihat dan diunduh langsung di http://www.depkominfo.go.id

sumber: Kompas

Mau, Beasiswa Pertukaran Pelajar ASEAN?

Faculty of Communication Arts, Chulalongkorn University, Thailand, membuka kesempatan kepada para pelajar Indonesia meraih Beasiswa Program Satu Semester Pertukaran Pelajar di bidang Communication Management (Bachelor of Arts, English Program).
Program beasiswa ini memang dirancang khusus untuk pelajar dari kawasan ASEAN. Bagi yang berminat, syarat utamanya antara lain adalah waga negara Indonesia, lulusan universitas yang terakreditasi, serta memiliki transkrip IPK terakhir.
Kandidat yang berhasil meraih beasiswa ini akan memeroleh tunjangan kuliah senilai 78.000 Baht dan tunjangan pribadi senilai 50.000 Baht.
Informasi detail mengenai syarat dan pendaftaran beasiswa ini bisa dilihat di situs www.inter.commarts.chula.ac.th. Batas pengiriman aplikasi beasiswa ini ditunggu sampai 31 March 2011. 

sumber: kompas

Rusia Tawarkan Beasiswa S-1 sampai S-3

Pemerintah Federasi Rusia kembali menawarkan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk studi di Rusia. Program beasiswa yang dibuka tahun ini meliputi jenjang S-1, S-2, dan spesialisasi sebanyak 35 beasiswa, serta S-3 dan post-doctoral sebanyak 10 beasiswa.
Bagi yang berminat, persyaratan yang harus dipenuhi untuk pelamar beasiswa S-1 adalah nilai ijazah rata-rata 8,0 untuk mata pelajaran yang sesuai program studi tujuan, tidak ada angka merah untuk mata pelajaran lain, dan melengkapi berkas-berkas yang diperlukan.
Syarat utama untuk pelamar beasiswa S-2, kandidat harus memiliki IPK minimum 2,75 dengan usia maksimal 28 tahun atau tiga tahun setelah tamat S-1, dan melengkapi berkas-berkas yang diperlukan. Adapun beasiswa yang tersedia untuk bidang Ilmu Alam, Teknik, Sosial, dan Humaniora. Untuk Ilmu Hukum dan Ilmu Politik, masing-masing hanya tersedia satu kuota dan Kedokteran hanya tersedia tiga kuota.
Sementara itu, untuk beasiswa S-3, pelamar harus lulus S-2 dengan pengalaman kerja sesuai spesialisasi, berusia maksimal 35 tahun, dan membuat proposal singkat maksimal dua halaman bertema penelitian ilmiah dengan menyertakan daftar judul publikasi (kalau ada). Khusus lulusan Rusia, proposal dibuat dalam bahasa Indonesia dan Rusia dengan melengkapi berkas-berkas yang diperlukan, berkas lamaran dimasukkan ke dalam map hijau (dibuat masing-masing rangkap dua).
Untuk beasiswa post-doctoral, pelamar telah lulus doktoral dan memiliki pengalaman kerja sesuai spesialisasi. Usia pelamar maksimal 45 tahun dan harus membuat proposal singkat maksimal dua halaman tentang tema penelitian ilmiah dan menyertakan daftar judul publikasi (kalau ada).
Selain itu, pelamar juga harus menyertakan surat rekomendasi dari dua profesor. Khusus lulusan Rusia, proposal dibuat dalam bahasa Indonesia dan Rusia serta melengkapi berkas-berkas yang diperlukan.
Bagi yang berminat, pelamar akan melewati tiga tahap seleksi, yaitu seleksi lamaran, wawancara, dan lulus wawancara yang selanjutnya berkas dikirim ke dan diseleksi oleh Kementerian Pendidikan Rusia.
Adapun skema beasiswa yang akan diterima kandidat adalah biaya pendidikan selama jenjang pendidikannya S-1 (5 tahun), S-2, S-3, dan post-doctoral (3 tahun), uang saku per bulan 1.100 rubel atau 37,2 dollar AS untuk S-1 dan S-2, atau uang saku per bulan 1.500 rubel atau 50,8 dollar AS untuk S-3 dan post-doctoral.
Selain itu, S-1 dan S-2 akan mengikuti fakultas persiapan selama satu tahun untuk belajar Bahasa Rusia. Mereka akan tiba di Rusia bulan September, sedangkan untuk program S-3 dan post-doctoral tiba di Rusia pada Desember.
Pemerintah Rusia akan menanggung tiket pesawat Jakarta-Moskwa (lebih kurang 900 dollar AS). Kandidat juga akan menerima uang saku untuk pengeluaran pribadi minimal 300 dollar AS per bulan dan polis asuransi kesehatan 250 dollar AS, kecuali untuk kota-kota tertentu di selatan dan timur Rusia. Penerima beasiswa juga akan disediakan asrama mahasiswa yang ongkos sewanya dibebankan kepada penerima beasiswa (lebih kurang 30 dollar AS per bulan).
Pendaftaran dibuka mulai dari 23 Maret 2011-14 April 2011. Pelamar bisa menghubungi Pusat Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Rusia, Jalan Diponegoro 12, Menteng, Jakarta Pusat, di nomor 021 319 35290. 

sumber: kompas